Oleh Lukman Otunuga, Research Analyst FXTM


Rupiah melemah karena ketegangan dagang dan kekhawatiran perlambatan pertumbuhan global yang meningkat mengurangi minat terhadap mata uang pasar berkembang.

Penghindaran risiko akan menekan mata uang pasar berkembang sepanjang pekan trading ini dan Dolar yang semakin stabil memicu tekanan turun. Prospek jangka pendek Rupiah semakin mengarah ke bawah walau Bank Indonesia telah meningkatkan suku bunga sebanyak enam kali tahun ini.

Federal Reserve diperkirakan akan memperketat kebijakan moneter di bulan Desember. Apakah BI akan mengejutkan pasar dengan mengambil langkah yang sama? Kenaikan suku bunga lagi dapat membatasi arus keluar modal dan mencegah defisit transaksi berjalan yang semakin memburuk, namun dapat memengaruhi pertumbuhan ekonomi.

Rupiah yang melemah dapat mengantarkan USDIDR menuju 14600 di waktu dekat.

Dolar menunggu NFP

Dolar tampaknya akan bergerak di rentang sempit menjelang rilis laporan lapangan kerja AS yang dijadwalkan di hari Jumat ini. Dolar diserang dari segala arah di awal pekan ini setelah berbaliknya kurva imbal hasil obligasi Treasury AS memicu kekhawatiran mengenai perlambatan ekonomi AS. Sentimen terhadap Dolar masih dapat berpihak pada bulls pekan ini apabila NFP AS berhasil mencapai semua ekspektasi. Data NFP yang kuat dan sinyal pertumbuhan upah yang semakin cepat di bulan November dapat mendukung ekspektasi kenaikan suku bunga AS di tahun 2019.

Pound tertekan oleh ketidakpastian Brexit

Drama politik di Inggris Raya membuat Pound terombang-ambing. Kekalahan Theresa May berulang kali di parlemen tidak menggembirakan dan dapat memicu pesimisme bahwa kesepakatan Brexit yang ia ajukan akan ditolak pekan depan. Kekhawatiran pasar bahwa Inggris akan keluar dari Uni Eropa tanpa ada kesepakatan tampaknya akan membuat Pound dikuasai oleh bears di sepanjang pekan ini.

Dari sisi teknis, GBPUSD jelas bearish di grafik harian. Harga berada di bawah 20 SMA harian sedangkan MACD melintas ke bawah. Breakdown tegas di bawah 1.2700 dapat memberi landasan bagi bears untuk membidik 1.2590.

Sorotan komoditas – Emas

Bagaimana performa emas di penutupan pekan trading ini sangat bergantung pada laporan NFP AS yang akan dirilis di hari Jumat.

Laporan NFP November AS yang kuat akan berdampak positif pada Dolar karena peningkatan ekspektasi kenaikan suku bunga Fed di tahun 2019. Ini akan berpengaruh negatif pada emas. Sebaliknya, NFP yang mengecewakan akan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga AS dan meningkatkan harga emas. Dari aspek teknis, emas bullish di grafik harian. Breakout dan penutupan harian tegas di atas level resistance $1240 dapat menyebabkan peningkatan lebih lanjut menuju $1248 dan kemudian $1260.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here