Inflation came out in-line with our estimate. Inflasi sejalan dengan perkiraan kami. Statistik Indonesia melaporkan CPI tumbuh sebesar 0,27% MoM/3,23% YoY di Nov18, sejalan dengan perkiraan kami di 0,28% MoM/3,24% YoY (dibandingkan konsensus 3,17% YoY).

Kontribusi bulanan terbesar berasal dari transportasi (0,1ppt), perumahan (0,06ppt), dan makanan mentah (0,05ppt). Sementara itu, inflasi inti akhirnya melampaui 3% setelah sebelas bulan berturut-turut di bawah level, lebih tinggi dibandingkan dengan Oct18 sebesar 2,94% YoY, menunjukkan permintaan yang solid (perkiraan kami: 3,01% YoY).

Whole year inflation to be lower than estimate. Inflasi sepanjang tahun lebih rendah dari perkiraan. Mengulas pandangan kami, dengan asumsi inflasi bulanan rata-rata dalam tiga bulan terakhir tahun ini adalah 0,4% MoM, inflasi 2018 akan mencapai sekitar 3,3% YoY (perkiraan kami di 3,6%). Kami pikir akan menarik untuk melihat inflasi inti bulan depan untuk menentukan arah permintaan ke depan.

Kami melihat risiko inflasi yang lebih tinggi tahun depan dengan mempertimbangkan rencana potensial pemerintah untuk menyesuaikan harga BBM ritel, meskipun dampaknya mungkin lebih rendah mengingat harga minyak yang lebih rendah. Oleh karena itu, kami memperkirakan inflasi menjadi 4,5% pada 2019. (Leo Rinaldy, Aziza Nabila Amani/Riset Mandiri Sekuritas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here