Adrian Joezer, Lakshmi Rowter, Riyanto Hartanto/ Riset Mandiri Sekuritas

Tren harga industri secara keseluruhan bersifat konstruktif pada bulan ini. PT Gudang Garam Tbk (GGRM, Rp80.200, BUY, TP Rp86.050) baru meluncurkan merek mid-tar (tingkatan tar menengah), GG Move, yang sudah muncul di jalur GT (General Trade) dan MT (Modern Trade) yang disurvei di toko.

Dengan harga yang agresif dan kemasan modern, kami menilai GG Move diposisikan untuk memikat perokok muda kelas menengah dan secara khusus menargetkan Portofolio PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP, Rp3.440, NEUTRAL, TP Rp4.100) meskipun kami mempertanyakan efektivitas dari kekuatan daya memecah belahnya saat peluncuran berlangsung ketika Pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan tarif cukai 2019.

Peluncuran produk pertama GGRM setelah bertahun-tahun hiatus. Pada 9 November, GGRM secara resmi meluncurkan GG Move yang sangat diantisipasi, merek ini merupakan produk pertama dengan tingkatan mid-tar, dengan harga eceran Rp12.000 / 12 batang, 11% di bawah harga banderol Rp13.450 (16% margin pendapatan bersih).

Hal ini memposisikan dirinya sebagai merek mid-tar termurah dengan harga Rp1.000 /batang, 4-19% di bawah Magnum Mild milik HMSP (Rp1.038 /batang) dan LA Bold milik Djarum (Rp1.185 /batang).

Hingga taraf tertentu, kami melihat kemungkinan GG Move mengambil bagian dari beberapa produk murah ber-tar rendah dan tinggi dengan harga dan kemasannya yang memiliki kemiripan dengan Marlboro Filter Black milik HMSP dalam kemasan yang didominasi hitam dan teknologi filter ( GG Move menggunakan teknologi Filter Duo baru sementara MFB menggunakan Filter Aliran Udara).

GGRM: the most aggressive in pricing this month. GGRM: harga paling agresif bulan ini. Harga eceran GGRM rata-rata naik 1,1% MoM, dengan Surya 12 (+2,0%) dan GG Mild (+1,5%) yang memberikan kontribusi terbesar. Harga eceran merek Surya mulai bergerak naik setelah hiatus 4 bulan, baik di jalur GT dan MT.

Kenaikan harga yang terus menerus terlihat pada rokok merek ber-tar rendah. Sebagian besar merek ber-tar rendah yang kami survei, terlihat peningkatan lebih lanjut dalam harga eceran rata-rata mereka bulan ini, yang dipimpin oleh A Platinum milik HMSP (+3,0%), GG Signature Mild milik GGRM (+1,6%), dan Camel Mild Klik milik Japan Tobacco (+1,6%). Sejak Jul’18, sebagian besar merek ber-tar rendah terlihat kenaikan harga secara terus menerus, yang seharusnya mendukung pangsa pasar HMSP.

Pemain lain tetap mempertahankan harga mereka. Harga eceran rata-rata produk Djarum, berdasarkan survei kami, naik 0,5% MoM, jika kami mengecualikan LA Bold 12 (+ 3,2% MoM), sementara PT Bentoel Internasional Investama Tbk (RMBA, Rp322) dan Japan Tobacco masing-masing 0,6% dan 0,2%.

Mengingat penundaan pajak cukai pada tahun 2019, kami memperkirakan kenaikan harga eceran rata-rata akan ringan di bulan-bulan mendatang karena pergerakan harga ex-pabrik kemungkinan terbatas.

Kami masih merekomendasi positif pada sektor ini karena keputusan untuk menunda kenaikan tarif cukai yang seharusnya secara positif menaikkan volume dan bauran penjualan, terutama karena ekspektasi inflasi lebih tinggi. Kami merekomendasikan BUY untuk saham GGRM dengan TP Rp86.050 dan NEUTRAL untuk saham HMSP dengan TP Rp4.100.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here