Komitmen Fed untuk Tingkatkan Suku Bunga Perkuat USD; Waspada Aksi Ambil Untung GBP

0
17

Jameel Ahmad, Global Head of Currency Strategy & Market Research FXTM

Menguatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat setelah Federal Reserve mengeluarkan narasi yang konsisten bahwa pengambil kebijakan tetap berkomitmen pada kenaikan suku bunga “lebih lanjut secara bertahap” dalam pernyataan kebijakan moneter terkini telah menjadi pemicu menguatnya Dolar.

Mata uang Amerika Serikat menguat terhadap sebagian besar mata uang lainnya di awal perdagangan hari Jumat saat laporan ini dituliskan, termasuk semua mata uang G10, kecuali Yen Jepang yang tidak berubah dan menguat terhadap seluruh mata uang Eropa, Timur Tengah, dan Afrika kecuali Rubel Rusia yang sedikit menguat, dan semua mata uang Asia kecuali Yen dan Rupee India.

Sejujurnya, tidak ada kejutan besar dari keputusan Fed, karena semua orang sudah memperkirakan bahwa suku bunga tidak akan berubah di bulan November. Akan tetapi, investor mencari isyarat nyata bahwa Fed tetap berkomitmen untuk melanjutkan kebijakan moneter hingga akhir 2019, dan investor mendapatkannya.

Poin paling menarik dari pernyataan Fed adalah kurangnya pembahasan dari Fed mengenai level volatilitas pasar global saat ini, yang menyiratkan kegigihan Fed untuk melanjutkan ambisi kenaikan suku bunganya.

Seiring berjalannya waktu dan semakin kita mencerna pernyataan kebijakan ini, tidak akan mengejutkan jika kita melihat divergensi bank sentral ini menjadi perhatian para trader.

Ini adalah kemungkinan alasan di balik momentum negatif di pasar modal Asia malam kemarin, walaupun ada kekhawatiran bahwa pertumbuhan global melambat dan apa dampak potensi penurunan momentum ekonomi China terhadap ekonomi dunia. Saya pribadi berpendapat bahwa penurunan momentum saham diakibatkan oleh kekhawatiran mengenai kebijakan kenaikan suku bunga di Amerika Serikat dan kembalinya divergensi Fed.

Beralih dari pernyataan FOMC terkini, Pound Inggris akan menarik perhatian investor internasional di akhir pekan perdagangan ini.

Pound telah mengalami reli 2% sejak awal bulan, dan ini menyiratkan bahwa investor semakin yakin bahwa kesepakatan Brexit akan segera tercapai. Tema hampir tercapainya kesepakatan Brexit semakin hari semakin menarik perhatian media.

Saya perlu mengingatkan bahwa berita ini hampir terefleksikan dalam harga Pound dan potensi terjadinya aksi ambil untung adalah risiko yang perlu diperhatikan oleh investor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here