Daily Reports Tuesday, October 30, 2018

0
3

Highlights:

  • Danareksa government bonds yield index menurun 1.68bps dari 8.655% menjadi 8.639%
  • Yield obligasi Indonesia melemah karena investor global membeli utang negara untuk hari kelima berturut-turut. Rupiah stabil. Yield10 tahun bangsa turun 2bps menjadi 8,67%. Dana luar negeri membeli bersih 5,8t rupiah ($ 379,8m) dalam obligasi Indonesia pada 25 Oktober, hari kelima arus masuk dan terbesar sejak 19 Juli, menurut data kementerian keuangan; pembeli bersih $ 25.6m dari saham lokal pada 26 Oktober. (Bloomberg)
  • Transaksi obligasi Pemerintah tercatat sebesar Rp7.67 triliun, dan dinominasi oleh tenor menengah (5-15 tahun). Angka tersebut turun dibandingan dengan volume transaksi sebelumnya sebesar Rp8.35 triliun namun angka tersebut lebih rendah dari rata-rata YTD tahun ini sebesar Rp17.98 triliun.
  • Sementara itu, total volume obligasi korporasi tercatat sebesar Rp1045.28 miliar yang didominasi oleh tenor pendek (< 5 tahun). Volume transaksi tersebut meningkat dibandingkan dengan volume hari sebelumnya sebesar Rp882.74 miliar namun lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata tahun ini sebesar Rp1046.15 miliar.
  • Nilai tukar Rupiah melemah 0.04% terhadap US Dollar, dari 15,217 menjadi 15,223 sedangkan IHSG turun -0.52% dari 5,785 menjadi 5,755.
  • FR0064 yield turun by 2.80bps dari 8.637% menjadi 8.609% sementara itu yield RI0126 naik sebesar 0.7bps dari 4.878% menjadi 4.885%.
  • Harga brent mengalami penurunan dari 77.26 menjadi 76.31 USD per barrel sementara harga WTI Cushing Crude Oil Spot menurun dari 67.59 menjadi 67.04 USD per barrel.

Danareksa_DW20181030.pdf

Danareksa_DTA20181030.pdf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here