Jakarta — PT Propertindo Mulia Investama Tbk (“Perseroan”) pada hari ini, Selasa, 9 Oktober 2018 telah resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham “MPRO”, dan menjadi Perusahaan Tercatat ke — 41 pada tahun 2018. Jumlah saham yang dilepas ke publik adalah sebanyak 1.492.500.000 lembar saham atau sebesar 15,01% dari total modal disetor, dengan harga penawaran Rp 110,- per lembar sahamnya.

Pencatatan perdana saham PT Propertindo Mulia Investama Tbk ini sendiri disambut baik oleh masyarakat, dimana sesuai laporan hasil penawaran umum saham perdana yangtelah dilakukan pada tanggal 2 sampai 4 Oktober 2018 lalu, permintaan saham Perseroan mengalami oversubscribed lebih dari 70 kali.

Direktur Utama Perseroan, Raymond mengutarakan “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para investor yang telah memberikan kepercayaan kepada Perseroan. Untuk kedepannya, manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Perseroan akan mampu memberikan imbal hasil yang positif kepada para investor.”

Seluruh dana yang diperoleh Perseroan dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham, setelah dikurangi biaya-biaya emisi yang berhubungan dengan Penawaran Umum, akan dipergunakan Perseoran untuk:

  1. Sebesar 80% akan digunakan untuk pengembangan proyek perusahaan anak yaitu “Simprug Signature” di Jakarta Selatan.

  2. Sebesar 15% akan digunakan untuk pembangunan proyek Perseroan yaitu Apartment Apsara Tower 1 di Solo Baru.

  3. Sisanya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan.

Sekilas Mengenai PT Propertindo Mulia Investama Tbk

Perseroan merupakan bagian dari Grup Mayapada yang memiliki kegiatan usaha utama melakukan Pengembangan, Pembangunan Properti dan Real Estate. Perseroan saat ini sedang mengembangkan proyek “The Kahyangan” di Solo Baru, Sukoharjo. “The Kahyangan” merupakan superblock mixed used area pertama di kota Solo Baru yang dibangun dengan konsep modern colonial di atas lahan dengan luas sekitar 7 Ha.

Pada tahun 2019 Perseroan melalui anak perusahaannya yaitu PT Trixindo Selaras berencana untuk mengembangkan proyek “Simprug Signature” di Jakarta Selatan dengan total luas area sekitar 5,2 Ha dan dengan konsep “living greneeries”.

Dalam jangka menengah, Perseroan melalui anak perusahaannya yaitu PT Creative Softhouse dan PT Bintang Dwi Lestari masing-masing berencana mengembangkan mix-used property di Makassar di atas lahan dengan luas sekitar 7,4 Ha dan proyek residential di area Maja, Banten di atas luas lahan sekitar 283 Ha.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here