PT. Korea Investment and Sekuritas Indonesia

Senin, 24 September 2018

Market Outlook

Masih belum selesai Amerika Serikat dan China melakukan perang dagang. Tujuan perang dagang tentu melindungi kepentingan Amerika agar memperkecil defisit neraca perdagangan antara Amerika dan China. Secara kasat mata memang hal itulah yang harus terjadi namun rupanya fakta berbicara lain. Sepanjang 3 bulan terakhir Amerika justru mencatatkan defisit neraca perdagangan yang melebar atau bertambah besar. Data September yang menunjukkan kinerja Agustus memperlihatkan Amerika mengalami defisit perdagangan secara total sebesar USD 50 Milyar atau terbesar sejak 3 tahun lalu. Selain membanjirnya impor alasan lainnya adalah terganggunya ekspor kedelai dan pesawat Boeing. Defisit perdagangan terbesar masih dengan China senilai USD 36,8 Milyar. Memang angka ini turun sekitar 10% dari tahun lalu dan mungkin saja karena efek dari perang dagang. Walaupun demikian kebutuhan impor Amerika tetap besar sehingga mereka tetap harus membelinya dari negara negara lain meskipun dengan harga sedikit lebih mahal.

IHSG

IHSG sepekan menguat 26 point membentuk candle dengan body naik dan shadow panjang dibawah indikasi ada kekuatan naik terbatas. Pada Candle harian IHSG menguat 26 point membentuk candle dengan body tipis dan shadow dibawah dan atas indikasi konsolidasi. Volume tinggi jauh di atas rata-rata 20 hari terakhir. IHSG telah bergerak dalam trend naik jangka panjang sejak 29 September 2015, harga test channel bawah berpeluang konsolidasi menguat. Dalam jangka menegah IHSG dalam trend turun sejak 19 Februari 2018, harga tembus channel tengah keatas berpeluang konsolidasi menguat test channel atas. Sedangkan jangka pendek membentuk tren naik sejak 5 September 2018. Harga test channel tengah berpeluang konsolidasi menguat. Pada jangka menegah trend turun tidak di dukung volume yang turun membuka peluang terjadi ke naikan di jangka menegah. Sedangkan di jangka pendek trend naik harga di dukung volume yang juga naik peluang kenaikan berlanjut.

USD / IDR (Rupiah)

USDIDR selama sepekan kemarin menguat 36 point membentuk candle dengan body turun kecil dan shadow diatas lebih panjang indikasi konsolidasi. Candle harian USDIDR melemah 34 point membentuk candle dengan gap penurunan dengan body naik kecil dan shadow di bawah indikasi konsolidasi. USDIDR dalam pola trend naik di jangka panjang ditunjukan trend channel naik sejak 7 Maret 2016. Harga keluar dari channel atas hampir 6 minggu berpeluang konsolidasi. Jangka menegah dalam trend naik sejak 25 Januari 2018, harga test channel tengah, berpeluang konsolidasi melemah di jangka menegah. Sedangkan jangka pendek dalam trend turun sejak 4 September 2018. Harga test channel tengah berpeluang konsolidasi melemah di jangka pendek.

For more weekly research details please download here

Best Regards,

Research Analyst | PT. Korea Investment and Sekuritas Indonesia
Equity Tower 9th Floor Suite 9A, SCBD Lot 9. Jln. Jend. Sudirman Kav. 52-53. Jakarta 12190 – Indonesia.
Phone : (+62 21) 29 911 888 ext. 500 | Fax : (+62 21) 29 911 999

Website : www.danpac.co.id

__,_._,___

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here