Investor Forum 2018 – Resensi

– Stabilasi nilai tukar adalah kunci

rupiah telah menjadi diskusi hangat di Investor forum kami, dimana salah satu yangg melemah paling parah diantara negara asia, ini di karena kan kekhawatiran peningkatan neraca defisit berjalan (CAD) dan Resiko inflasi, karena pemerintah masih mensubsidi BBM

namun kami melihat BI sangat proaktif, terutama dengan menaikkan suku bunga dan FX Swap Auction, dan juga pemerintah menaikkan tarif 1.100 barang import dan barang mewah, walau kami yakin itu dampak nya masih minim

kami melihat kedepan, BI akan menaikkan lagi BI rate (sudah menaikkan +125 bps dari awal tahun) untuk menyikapi ketidakpastian eknomi global, kami berharap BI rate akan bearada di level 6.5% di semester 1 2019 (saat ini 5.5%)

– Pemulihan ekonomi sedang berlangsung

kondisi ekonomi secara perlahan sedang pulih, kebanyakan perusahaan yang hadir di forum kami belum melihat ada tanda bahaya yg besar akibat pelemahan rupiah dan kenaikan suku bunga, sebagai contoh, BBCA sendiri menyatakan kalau pelemahan rupiah akan lebih tinggi efek nya ketimbang kenaikan bunga, ini karena bank sendiri dalam menaikkan bunga tidak pernah drastis, namum secara perlahan, ini juga karena alasan kehatian2xn dan kompetisi yang ketat.

walau semua berkesimpulan, pengetatan kebijakan makro akan menggangu pemulihan, namun bila di level global, pengetatan mulai melambat dan rupiah mulai stabil, banyak yg meyakini kalau BI akan punya ruang membalikkan keadaan secara cepat.

sementara terkait pilpres 2019, diharapkan lancar, dan beberapa peserta forum berharap paska pilpres akan ada pemangkasan subsidi BBM, karena ini akan meningkatkan confidence pasar.

– Tinggi nya minat dana asing bertemu emiten indonesia

sementara itu selama acara, kami menghadirkan 22 perusahaan, yang cukup mencengangkan, minat bertemu sangat tinggi, walau pasar sedang koreksi, sesi yang sangat penuh, yaitu ASII, BBRI, BMRI, BBCA dan TLKM, sesi market outlook juga cukup padat.

disisi lain, banyak juga minat terhadap perusahaan "millenial" baru, kami menghadirkan GOjek dan Amartha (kami menyediakan detail report nya)

– Valuasi yang menarik, sambil menanti stabil nya rupiah

kunci utama adalah stabiliasi rupiah, sampai itu terjadi, kami melihat banyak orang akan berhati2x terhadap gerakan market, walau saat ini market sudah di -1 std deviasi PE & PB.

kami juga menanti beberapa katalis, seperti pemulihan konsumsi, earning momentum, proyek infra yang di eksekusi tepat waktu dan stabilitas politik

saat ini kami merekomendasikan saham2x dengan resiko Neraca yang rendah namun pertumbuhan nya bagus, dan juga emiten exporter

pilihan utama kami, ASII, UNTR, BMRI, BBCA , TLKM dan Mayora

Diterjemahkan dan di olah kembali
tulisan asli milik :

Sarina Lesmina, CFA
dan CLSA Indo Team

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here