TOTL reported FY17 net profit of Rp245bn (+10% y-y). TOTL membukukan laba bersih setahun penuh 2017 (FY17) Rp245 miliar (+10% YoY)..

Angka itu mencerminkan 96%/96% terhadap prediksi kami/konsensus. Pada kuartal IV/2017, TOTL membukukan laba bersih Rp53 miliar (-17% QoQ, -15% YoY). Di sisi pendapatan (top line), TOTL membukukan kenaikan pertumbuhan dengan pendapatan FY17 Rp2,9 triliun (+23% YoY), atau 101%/102% dari prediksi kami/konsensus.

Pada 4Q17, TOTL membukukan pendapatan yang solid Rp944 miliar (+61% QoQ, +44% YoY). Di sisi lain, TOTL mampu menurunkan rasio beban operasional/pendapatan menjadi 7% pada FY17 (2016: 8,3%).

Margin contraction. Kontraksi margin.

Kami melihat adanya kontraksi margin yang signifikan dengan margin laba kotor (GPM) 4Q17 turun menjadi 10,1% (3Q17: 18,6%; 4Q16: 14,3%). Angka itu membebani GPM FY17 menjadi 15% (2016: 17,7%). Meskipun demikian, TOTL memiliki kas dan investasi jangka pendek yang relatif sehat (2017: Rp838 miliar; 2016: Rp768 miliar) yang mampu sedikit meredam dampak dari kontraksi margin laba bersih karena TOTL mampu mencatatkan NPM FY17 8,3% (2016: 9,4%).

Maintain prudent approach. Menjaga pendekatan yang hati-hati.

TOTL kembali menjaga level utang dan posisi kas yang rendah pada FY17. Sebagai tambahan, perusahaan juga menjaga hari pelunasan piutang (account receivable days) 51 hari pada FY17 (2016: 54 hari) dan pelunasan utang (account payable days) pada 31 hari (2016: 32 hari)..

Patut dicatat bahwa pada FY17, TOTL membukukan kontrak baru yang solid Rp4,1 triliun (+47% YoY), membuat total kontrak baru (order book) FY17 menjadi Rp10,2 triliun (3,5 tahun dari pendapatan 2017). Saat ini saham TOTL ditransaksikan pada valuasi rasio harga saham per laba (PE ratio) 2018F sebesar 8,4x dan memiliki rekomendasi BUY dengan TP Rp880. (Bob Setiadi/Riset Mandiri Sekuritas)

__._,_.___