Jakarta – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sepanjang pekan ini bergerak dalam teritori negatif. Di akhir pekan, IHSG ditutup turun 0,64% ke level 4.508,452 dibandingkan penutupan di hari sebelumnya, secara mingguan, pergerakan IHSG di periode 30 November 2015 hingga 4 Desember 2015 mengalami pelemahan sebesar 1,14% dibandingkan penutupan di pekan sebelumnya yang berada di level 4.560,560 poin.

Rata-rata nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) tumbuh 32,77% menjadi Rp5,99 triliun dari Rp4,51 triliun pada sepekan sebelumnya. Rata-rata volume transaksi harian mengalami kenaikan 5,53% dan rata-rata frekuensi harian bertambah 13,67%. Di sisi lain, investor asing mencatatkan jual bersih di pasar saham dalam lima hari terakhir dengan nilai Rp2,29 miliar, dan secara tahunan, aliran dana investor asing di pasar saham masih tercatat net sell Rp22,01 triliun.

Di akhir bulan November, Bursa Efek Indonesia (BEI) menerima kunjungan dari National School Public Policy Pakistan (NSPP) pada tanggal 30 November 2015 di Gedung BEI. Kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari lebih dalam tentang Bursa Efek Indonesia serta perkembangan pasar modal di Indonesia saat ini.

Di sepanjang pekan ini, ada beberapa seremonial penting lainnya yang dilakukan di Main Hall Gedung BEI. Seperti Pembukaan Perdagangan dan Peringatan Ulang Tahun ke-26 Pencatatan Saham PT Bank CIMB Niaga Tbk Tbk pada 30 November 2015; Pembukaan Perdagangan dan Peringatan Ulang Tahun ke-5 PT Wintermar Offshore Marine Tbk pada 1 Desember 2015; Pembukaan Perdagangan oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Raya pada 2 Desember 2015; Pembukaan Perdagangan dan Peringatan Ulang Tahun ke-1 Pencatatan Saham PT Soechi Lines Tbk pada 3 Desember 2015, dan Pembukaan Perdagangan oleh PT Daewoo Securities Indonesia pada 4 Desember 2015.

Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal kepada wartawan pasar modal yang berada di daerah Batam, BEI bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), yang didukung oleh Badan Arbitrase Pasar Modal Indonesia (BAPMI) kembali menyelenggarakan workshop wartawan agar dapat memperkenalkan manfaat pasar modal bagi Perusahaan.

Penyelenggaraan workshop wartawan kali ini diselenggarakan di I Hotel Baloi, Batam, Kepulauan Riau yang menghadirkan pembicara antara lain, dari BEI: Kepala Divisi Pengembangan Calon Emiten Umi Kulsum; dari KPEI: Kepala Unit Komunikasi dan Informasi Publik Diah Sugiretno; dari KSEI: Kepala Satuan Pemeriksaan dan Pengelolaan Risiko Zylvia Thirda; dan dari BAPMI: Legal & Case Manager Fajar Restu Sonjaya. Workshop ini menghadirkan tema-tema teraktual di industri pasar modal di antaranya, seperti Meningkatkan Daya Saing Global, Fungsi dan Layanan KPEI, Mengenal KSEI dan fungsinya sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, serta Mengenal BAPMI sebagai Forum Penyelesaian Sengketa di Pasar Modal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here