• PT Indonesia Pondasi Raya (Indopora) sudah menuntaskan penawaran awal saham perdananya. Dari data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), harga saham Initial Public Offering (IPO) Indopora dibanderol Rp 1.280 per saham.
  • Harga itu berada di batas paling bawah dari harga penawaran awal sebesar Rp 1.280 hingga Rp 1.920 per saham. Perusahaan sub kontraktor bidang konstruksi pondasi ini melepas 303 juta saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Jumlah ini setara dengan 15,13% dari modal yang telah ditempatkan disetor penuh setelah pelaksanaan IPO.
  • Dengan begitu, Indopora meraup dana berkisar Rp 387,84 miliar. Rencananya, perseroan akan mencatatkan sahamnya di BEI pada 10 Desember 2015 mendatang.
  • Nantinya seluruh dana yang didapat dari hasil IPO akan digunakan perseroan untuk ekspansi. Rinciannya, sekitar 40% untuk pendanaan belanja modal atau capex tahun 2016. Kemudian, 10% untuk menyuntik modal ke entitas anak PT Rekagunatek Persada, 17,6% untuk pembelian tanah, dan sisanya 32,4% akan digunakan untuk modal kerja perseroan.
  • Dasar penetapan harga penawaran memakai Price Earning Ratio (PER) 2016 sebesar 8 kali – 12 kali. Perseroan memproyeksikan pendapatan tahun 2016 senilai 1,8 triliun dan laba bersih Rp 333 miliar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here