• Jakarta – Rata-rata nilai transaksi perdagangan saham harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami kenaikan 5,6% menjadi Rp4,51 triliun di sepanjang pekan ini. Pada pekan sebelumnya, rata-rata nilai transaksi harian berada di level Rp4,27 triliun. Rata-rata volume transaksi harian juga mengalami kenaikan 22,30% walaupun di sisi lain rata-rata nilai frekuensi transaksi harian berkurang 6,48%.
  • Investor asing mencatatkan beli bersih di pasar saham dalam lima hari terakhir dengan nilai Rp315 miliar, dan secara tahunan masih tercatat net sell Rp19,72 triliun. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di penutupan perdagangan hari ini telah terkoreksi 0,79% ke level 4.560,560 dibandingkan penutupan di hari sebelumnya. Secara mingguan, pergerakan IHSG di periode 23 November 2015 hingga 27 November 2015 mengalami perubahan 0,02% dibandingkan penutupan di pekan sebelumnya yang berada di level 4.561,334 poin.
  • Pada penutupan perdagangan Jumat, ada perubahan komposisi saham dalam penghitungan Jakarta Islamic Index. Setelah dilakukan evaluasi periodik enam bulanan terhadap 30 emiten yang masuk dalam penghitungan JII yang diseleksi dari daftar saham atau efek syariah sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) masuk menggantikan saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA). Perubahan ini mulai diberlakukan sejak 1 Desember 2015 sampai dengan 28 Mei 2015.
  • Sedangkan untuk Indeks Investor 33, berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan oleh PT Media Investor Indonesia (MII) dan menetapkan daftar saham-saham yang akan digunakan dalam penghitungan Indeks Investor33 periode perdagangan Desember 2015 sampai dengan Mei 2016. Dari hasil evaluasi tersebut, ditetapkan bahwa daftar saham Indeks Investor33 tidak mengalami perubahan. Daftar efek yang menjadi penghitungan dari setiap Indeks yang ada di BEI dapat diakses di website www.idx.co.id, Informasi Pasar, Daftar Efek, dan Indeks Konstituen.
  • Pada 27 November 2015 bertempat di Main Hall Bursa Efek Indonesia BEI, telah dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Self-Regulatory Organization (SRO) dengan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) dan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FE UMY). Penandatangan tersebut dilakukan oleh Direktur Utama BEI Tito Sulistio, Direktur Utama Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) Hasan Fawzi, Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Margeret M. Tang, Dekan FEB UGM Wihana Kirana Jaya, dan Dekan FE UMY Nano Prawoto. Penandatanganan MoU tersebut bertujuan untuk menjalin kerjasama dalam pendidikan konsentrasi Pasar Modal antara SRO dengan FEB UGM dan FE UMY.
  • Acara seremonial lainnya yang dilakukan di sepanjang pekan ini adalah Pembukaan Perdagangan oleh Indonesia Capital Market Community (ICMC) pada 23 November 2015, Pembukaan Perdagangan dan Peringatan Ulang Tahun ke-18 IPO PT MNC Investama Tbk (BHIT) pada 24 November 2015, Pembukaan Perdagangan dan Peringatan Ulang Tahun ke-19 IPO PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) pada 25 November 2015, Pembukaan Perdagangan oleh PT Bank DBS Indonesia pada 26 November 2015, dan Pembukaan Perdagangan oleh IPMI International Business School pada 27 November 2015.
  • Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pasar modal, BEI juga secara rutin melakukan sosialisasi dan edukasi kepada calon investor melalui Sekolah Pasar Modal dan Sekolah Pasar Modal Syariah yang diadakan secara gratis setiap bulan. Pada pekan ini, di 25 dan 26 November 2015, Sekolah Pasar Modal batch 1 dan batch 2 diadakan oleh BEI.
  • Sosialisasi tentang pasar modal juga dilakukan dengan menggandeng para jurnalis yang melakukan peliputan di pasar modal melalui program Edukasi Wartawan Pasar Modal. Pada pekan ini, Edukasi Wartawan Pasar Modal dilakukan pada 23 November 2015 dengan tema “Cara Prediksi Arah Ekonomi Berdasarkan Pergerakan di Pasar Obligasi” dengan pembicara Direktur PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) Wahyu Trenggono, pada 25 November 2015 dengan tema “Mengenal Fungsi Pengawasan BEI” dengan pembicara Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy, dan 26 November 2015 dengan tema “Mengenal Layanan Penyelesaian Sengketa Kecil di BAPMI” dengan pembicara Direktur Eksekutif Badan Arbitrase Pasar Modal Indonesia (BAPMI) Tri Legono Yanuarachmadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here