Nielsen mengindikasikan belanja iklan (ADEX) 9M2015 tumbuh 3% YoY menjadi Rp86,1 triliun. Dari keseluruhan ADEX, iklan dari E-Commerce menunjukkan pertumbuhan terkuat yaitu 50% YoY menjadi Rp2,3 triliun. Iklan dari Tokopedia naik 1.582% YoY menjadi Rp356 miliar dan Traveloka naik 702% YoY menjadi Rp547 miliar.

ADEX TV sendiri sudah tumbuh 8% YoY atau Rp62 triliun pada 9M2015, di mana berporsi 72% terhadap total ADEX. Di sisi lain, media cetak seperti koran dan majalah menunjukkan ADEX yang turun masing-masing 6% dan 13% YoY.

Menurut kami, SCMA dan VIVA menunjukkan penyerapan ADEX yang lebih besar tahun ini melalui acara pencarian bakat dan serial drama. Kami menduga ANTV adalah pendorong utama dari naiknya porsi ADEX untuk program serial TV.

Pendapatan ANTV naik 28% YoY per 1H2015. Secara keseluruhan, Nielsen mengindikasikan serial drama menunjukkan kenaikan 25% YoY dan kenaikan 27% pada penyerapan ADEX YoY. Dari sisi kelas sosial, kelas atas lebih memilih drama India dan Turki yang ditayangkan ANTV dan SCTV, sedangkan kelas menengah ke bawah lebih memilih drama lokal yang disajikan RCTI dan SCTV.

“Indomie” dari PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP, Rp12.700, NEUTRAL, TP Rp14.000) adalah pengiklan terbesar selama penayangan serial drama itu. SCMA masih tetap menjadi top pick kami. (Rizky Hidayat/Riset Mandiri Sekuritas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here