• Peluncuran produknya di Bandung akhir pekan ini kemungkinan akan kelebihan permintaan (oversubscribed). Penelusuran kami mengindikasikan sudah ada 700 permintaan (inquiries) untuk proyek Bandung.
  • Berdasarkan keterangan manajemen SMRA, perusahaan berencana meluncurkan hingga 400 unit. Karena itu, kami memprediksi total marketing sales dapat mencapai Rp700 miliar-Rp800 miliar. Untuk Bandung, SMRA menawarkan dua klaster dengan harga berbeda.
  • Perusahaan juga meluncurkan Rainbow Spring di Serpong (pada 28 November) dan Primrose Condovilla di Bekasi. Konsep yang ditawarkan cukup baru, yaitu apartemen yang tidak tinggi bangunannya.
  • Dengan mengacu pada peluncuran proyek Serpong dan Bekasi, kami khawatir SMRA akan sedikit tidak memenuhi target marketing sales FY2015 Rp4,5 triliun. Per 9M2015, marketing sales SMRA Rp3 triliun. Dengan adanya proyek Bandung, SMRA dapat membukukan marketing sales sekitar Rp3,8 triliun.
  • Meskipun ada risiko pada marketing sales, kami masih BUY untuk perseroan. Kami masih memilih SMRA karena perusahaan masih melanjutkan aksinya meluaskan pasar baru (seperti Bogor, Bandung, dan Makassar) serta inovasi produk yang kreatif (condovilla).
  • (Liliana S Bambang/Riset Mandiri Sekuritas)